Pages

Media Bukan Satu-satunya Cara Meningkatkan Awareness

Meningkatkan awareness lewat media sangat mudah.
.
Buat ribut aja dengan numpang pada sesuatu yang sedang tren. Mirip seperti yang dilakukan banyak politikus, artis, dan youtubers di Indonesia.
.
Bahkan, menurut penulis buku Personal Branding Code, Silih Agung Wasesa, kalau kalian pemilik perusahaan besar dan ingin perusahaan kalian dikenal banyak orang, acaran saja dengan artis yang baru kena skandal. Dijamin viral.
.
Atau pakai cara ekstrem, kayak wanita yang makan sabun hingga videonya viral di internet. Sekarang dia diundang ke Hitam Putih. Ckck.

Cara Meningkatkan Awareness Lewat Media, Cara Personal Branding via Media

.
Padahal, cara seperti itu, menurut Silih Agung Wasesa, yang juga Konsultan Branding Presiden RI dan Ibu Negara, bukanlah personal branding, melainkan media relation, yang menjadikan sosok personal sebagai subjek (bahkan mungkin objek).
.
Cara itu juga bisa berakhir tidak sesuai harapan. Contoh, ingin menarik perhatian media dengan memamerkan mobil-mobil mewah, eh malah dihujat karena dianggap sombong. Padahal niat awalnya mau dikenal sebagai orang yang inspiratif. Ada kan Youtuber yang begitu? Haha
.
Maka, jangan terlalu "melacur" kepada media. Media bukan satu-satunya cara untuk dikenal. Tingkatkan kompetensi dan berikan nilai lebih jika memang diliput media.
.
Kata kuncinya bukan "apa media yang kita pilih?" tetapi "Bagaimana memanfaatkan media tersebut sebagai jalur untuk pendekatan kompetensi personal menjadi manfaat bagi target audiens?"
.
Yang patut digaris bawahi di sini ialah menjadi manfaat bagi target audiens. Itu fondasi terkuat untuk personal branding yang sifatnya jangka panjang.
.
#CatatanMore

Redaksi

Menulis adalah cara saya mencari kebenaran yang tak selalu saya anggap kebenaran.

No comments:

Post a Comment